April 15, 2024

BOGOR – Para pelaku usaha tambang yang lebih trend dengan sebutan galian C (tanah) akhir-akhir ini semakin marak. Bagaimana tidak, hanya bermodalkan alat berat para pelaku usaha galian C ini sudah bisa meraup pundi-pundi rupiah yang nilainya tergolong menggiurkan.

Namun sangat disayangkan, sebagian besar pelaku usaha galian C di wilayah Kecamatan Jonggol tidak mau mengurus ijin usaha pertambangan (IUP) pada instansi terkait dan tidak mempedulikan dampak lingkungan. Mereka hanya bermodalkan tanda tangan warga lingkungan RT/RW di lokasi galian C berada tanpa komitmen yang jelas dan cukup dengan uang koordinasi ke pihak-pihak terkait maka usaha galian C pun berjalan dengan lancar.

Seperti hal nya yang terjadi di Kampung Leuwi Jati RT 001 RW 007 Desa Sukanagara Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor. Aktifitas pengerukan dan penjualan hasil dari tambang milik Cece ini diperkirakan sudah mencapai puluhan ribu meter kubik. Diduga kuat Cece juga dengan sengaja mengabaikan persyaratan ijin usaha pertambangannya.
Hanya dengan bermodal ijin lingkungan rt/rw tambang milik Cece tersebut bebas beraktifitas.

Sebelumnya Menurut informasi dari salah satu warga mengatakan,sekitar seminggu yang lalu galian itu sempat di tutup tapi gk lama dan sekarang buka lagi aktipitas tambang sudah berjalan lama dalam satu hari tidak terhitung mobil yang keluar masuk membawa tanah dari lokasi tersebut,” urainya.

Sementara itu Cece pengelola galian saat di temui di lokasi galian membenarkan penutupan tersebut jika berani mencabut segel karena sudah clear dengan Satpol PP yang bertugas memasang segel PPNS tersebut.

“Udah udah clear, cuman yang kesini bukan kasatnya, tetapi sudah beres,” cetusnya.

Cece mengatakan bahwa semuanya beres dan berujung dengan nominal uang dan Satpol PP kata dia terkesan hanya menggugurkan kewajiban saja.

“Yang kesini ada 3 mobil termasuk dari kecamatan, sebenernya belum clear sih, cuman dia gak ninggalin tugas aja, tetep saja ujung-ujungnya duit kan,” Ungkap cece
(Ysp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *